TANGERANG, WT – Persita Tangerang bersiap untuk melanjutkan persaingan sengit di BRI Super League 2025/26. Dalam laga pekan kesembilan, tim berjuluk Pendekar Cisadane ini akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Indomilk Arena, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat, (17/10/2025).
Setelah menjalani rehat selama empat hari usai pertandingan melawan Semen Padang (4 Oktober), skuad Persita kembali menggelar latihan intensif. Latihan ini berfokus pada pemulihan kebugaran fisik dan pematangan taktik sebagai persiapan menjelang duel penting tersebut.
Pelatih kepala Persita, Carlos Pena mengonfirmasi seluruh pemain berada dalam kondisi fisik yang optimal dan siap tampil maksimal. “Kondisi tim sangat baik. Meskipun waktu istirahat kami tidak sepanjang tim lain, kami langsung fokus berlatih lagi di lapangan dan pusat kebugaran untuk meningkatkan fisik. Kami sudah siap menghadapi pertandingan berikutnya,” tegas juru taktik asal Spanyol itu.
Pena mewanti-wanti para pemainnya agar tidak meremehkan kekuatan PSIM. Meskipun berstatus sebagai tim promosi, Laskar Mataram dinilai menunjukkan performa awal musim yang mengesankan. “PSIM memang tim yang baru promosi, namun mereka memiliki sejumlah pemain senior yang kenyang pengalaman di kancah sepak bola Indonesia, termasuk beberapa pemain asing yang sebelumnya pernah merumput di Liga 1,” jelas Pena.
Hingga pekan ketujuh, PSIM menempati posisi ketiga di klasemen sementara dengan catatan impresif, yaitu tiga kemenangan dan tiga kali imbang. Pena secara khusus menyoroti catatan laga tandang lawannya yang sangat solid.
“Mereka sudah menjalani empat pertandingan tandang dan berhasil mengumpulkan 10 poin, dengan tiga kemenangan dan satu hasil seri. Ini menunjukkan bahwa mereka sangat tangguh saat bermain di luar kandang. Pertandingan ini akan berjalan sulit melawan tim yang kuat,” tambahnya.
Meski demikian, Carlos Pena tetap menyimpan optimisme, didukung oleh hasil positif yang diraih Persita sebelumnya. Mantan pelatih Persija ini berharap penuh pada kehadiran suporter setia untuk menjadi faktor pembeda di lapangan.
“Detail-detail kecil akan menjadi penentu hasil akhir. Salah satu detail krusial itu adalah dukungan dari fans Persita. Saya berharap mereka bisa hadir dalam jumlah besar untuk memberikan energi dan semangat kepada tim kami,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, pertemuan terakhir antara kedua tim terjadi di semifinal Divisi Utama Liga Indonesia 2012 di Solo, di mana Persita berhasil menang tipis 1-0 melalui gol tunggal dari Leo Veron. (RIZ)















Discussion about this post