TANGERANG, WT – PT Honda Prospect Motor resmi menambah amunisi di segmen Low Cost Green Car (LCGC) dengan meluncurkan Honda Brio Satya S CVT. Varian ini hadir sebagai solusi bagi konsumen yang menginginkan mobil harian praktis dengan transmisi otomatis, tanpa harus naik ke segmen yang lebih tinggi.
Dari balik kemudi, karakter CVT Honda langsung terasa. Akselerasinya halus tanpa hentakan perpindahan gigi, membuat Brio Satya S CVT terasa nyaman saat stop and go di kemacetan kota. Bagi pengemudi pemula atau pengguna yang sebelumnya terbiasa dengan transmisi manual, adaptasinya terasa sangat mudah.
Di sektor dapur pacu, Honda menyematkan mesin 1.200 cc 4-silinder yang menghasilkan tenaga 90 PS dan torsi 110 Nm. Tenaga tersebut terasa cukup responsif untuk kebutuhan harian, mulai dari berangkat kerja, antar anak sekolah, hingga perjalanan akhir pekan. Kombinasi mesin dan CVT ini juga memberikan sensasi berkendara yang ringan serta mudah dikendalikan.
Keunggulan lain dari sistem CVT Honda adalah efisiensi bahan bakar. Karakter putaran mesin yang stabil membuat konsumsi BBM tetap irit, sekaligus mendukung biaya kepemilikan yang lebih ramah di kantong—sebuah poin penting di segmen LCGC.
Dari sisi tampilan, Honda Brio Satya S CVT tetap mempertahankan desain kompak yang modern dan fungsional. Velg dan detail eksteriornya tampil simpel namun tetap kekinian, sementara interior dirancang praktis untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Seluruh fitur standar varian S tetap dipertahankan, sehingga tidak ada pengurangan dari sisi fungsionalitas.
Sebagai nilai jual utama, harga Honda Brio Satya S CVT dipatok Rp 183.500.000*. Angka ini menjadikannya salah satu pilihan LCGC otomatis paling kompetitif di kelasnya, terutama bagi konsumen yang menginginkan kenyamanan transmisi otomatis dengan brand yang sudah terbukti reliabilitasnya.
Dengan kehadiran varian ini, Honda Brio Satya S CVT layak dipertimbangkan sebagai mobil pertama atau kendaraan harian bagi konsumen urban yang mengutamakan kemudahan berkendara, efisiensi, serta nilai jangka panjang. (RIZ)
















Discussion about this post