TANGERANG, WT – Komitmen pemuda dalam memperkuat kepedulian sosial terus ditunjukkan oleh Komunitas Pemuda Perum (KPP). Melalui kolaborasi strategis dengan PT Wahana Data Solusindo (WDS), KPP menginisiasi program pemasangan WiFi gratis di fasilitas umum sebagai bagian dari gerakan sosial digital yang berkelanjutan.
Program ini dirancang untuk tahap awal di Perumnas Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan rencana pengembangan ke berbagai wilayah lain melalui pendekatan kolaboratif bersama komunitas setempat. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial KPP yang selama ini aktif di bidang kepemudaan, kemasyarakatan, edukasi, serta penguatan solidaritas lingkungan.
Pada fase awal, pemasangan WiFi gratis ditargetkan menjangkau ratusan titik di Perumnas Suradita. Fokus utama berada pada fasilitas umum, seperti rumah RT dan RW, masjid dan musala, balai warga, pondok tahfidz yatim dhuafa, balai baca, hingga sarana sosial lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Ketua KPP Perumnas Suradita, Gagah Tri Saputra, menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial melalui pemanfaatan teknologi.
“Program ini tidak hanya untuk lingkungan kami. KPP ingin membangun gerakan yang bisa direplikasi di daerah lain, sehingga manfaat akses digital dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KPP, Divon Delan Day, menyampaikan bahwa kekuatan gerakan sosial terletak pada sinergi dan keterbukaan antarpihak. Menurutnya, kolaborasi yang tertib dan berorientasi pada kepentingan publik menjadi kunci keberlanjutan program.
Dari sisi pendampingan hukum dan sosial, Syam Kelana Aas, Paralegal Tim Hukum Muslim (THN), menilai program WiFi gratis ini memiliki nilai strategis sebagai contoh praktik baik pemanfaatan teknologi untuk kepentingan masyarakat secara partisipatif dan berkelanjutan.
Sebagai mitra penyedia layanan, PT Wahana Data Solusindo menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan internet berkualitas tinggi, termasuk untuk program sosial. Direktur WDS, Denny Sugiarto, menyatakan bahwa kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama.
“Program gratis harus tetap menghadirkan akses internet yang andal dan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan era digital di lingkungan masyarakat,” tegasnya.
Senada, perwakilan tim WDS Andry Febriyan menambahkan bahwa setiap pemasangan dilakukan secara profesional dan melalui koordinasi dengan pengurus lingkungan setempat agar dapat diterima dengan baik dan mudah direplikasi.
Sebagai langkah awal, rapat koordinasi antara KPP dan WDS telah digelar pada Kamis malam, 22 Januari 2026. Selanjutnya, program akan disosialisasikan secara bertahap kepada RT dan RW, dengan pelaksanaan yang sepenuhnya bergantung pada persetujuan masing-masing wilayah.
Melalui gerakan sosial digital ini, KPP berharap dapat menjadi pemantik bagi komunitas pemuda lainnya untuk turut berkontribusi memperluas akses digital yang inklusif serta memperkuat kolaborasi lintas wilayah. (RIK)















Discussion about this post