JAKARTA, WT – Eka Hospital MT Haryono kembali membuktikan diri sebagai pusat rujukan kardiovaskular terdepan dengan meresmikan Klinik Atrial Fibrilasi (AF Clinic) pada Jumat (13/2). Bersamaan dengan peluncuran klinik ini, rumah sakit tersebut juga memperkenalkan teknologi Pulsed Field Ablation (PFA), sebuah metode revolusioner dalam menangani gangguan irama jantung.
Kehadiran AF Clinic yang dilengkapi teknologi PFA menjadikan Eka Hospital MT Haryono sebagai salah satu dari sedikit fasilitas kesehatan di Indonesia yang mampu melakukan tindakan intervensi aritmia secara komprehensif dan presisi.
Keunggulan Teknologi PFA Dibanding Metode Konvensional
PFA merupakan teknik ablasi kateter paling mutakhir yang menggunakan energi listrik bertegangan tinggi dengan mekanisme electroporation selektif. Metode ini bekerja dengan menargetkan jaringan jantung spesifik yang menjadi penyebab gangguan irama.
Dibandingkan dengan metode ablasi konvensional yang berbasis panas (radiofrekuensi) atau dingin (krioablasi), PFA menawarkan sejumlah keunggulan signifikan. Teknologi ini dinilai lebih selektif pada jaringan yang ditargetkan, sehingga risiko cedera pada jaringan sehat di sekitarnya jauh lebih minimal. Selain itu, prosedur tindakan dengan PFA juga diklaim lebih cepat dan efisien.
Penerapan teknologi canggih ini didukung oleh tim dokter aritmia yang solid dan berkompeten di bidang elektrofisiologi, seperti dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K) dan tim. Dengan kombinasi teknologi modern dan keahlian medis yang mumpuni, Eka Hospital berharap dapat memberikan penanganan atrial fibrilasi yang lebih aman, presisi, dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia. (RIZ)
























Discussion about this post