TANGERANG, WT – Kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius disertai angin berkecepatan hingga 45 kilometer per jam membuat Pemerintah Kota Tangerang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, Senin (14/9/2026).
Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang harus berjibaku menangani sejumlah kejadian kebakaran yang tersebar di beberapa wilayah.
Berdasarkan laporan penanganan, sedikitnya lima kejadian kebakaran ditangani petugas. Peristiwa tersebut antara lain kebakaran lahan dan lapak di Jalan Industri Kali Sabi, lahan kosong di Jalan KH Mansur, Cipondoh, serta kebakaran tumpukan sampah dan lahan di kawasan Taman Elang, Kecamatan Periuk.
Petugas juga menangani kebakaran kabel listrik di wilayah Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung. Sementara itu, kebakaran tumpukan sampah dilaporkan terjadi di kawasan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung. Kondisi cuaca panas dan angin kencang menjadi perhatian karena berpotensi mempercepat penyebaran api.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, puluhan personel bersama sejumlah armada dikerahkan untuk menangani seluruh titik kejadian. Beberapa lokasi masih dalam proses penanganan, sementara sejumlah kejadian lainnya telah berhasil diselesaikan.
“Puluhan petugas dikerahkan di seluruh titik kejadian, dengan sederet armada yang juga dikerahkan. Saat ini, sejumlah wilayah masih dalam proses penanganan, seperti di Kali Sabi, Cipondoh, Taman Elang dan Keroncong. Sedangkan kabel listrik Jatiuwung dan pohon tumbang di SMAN 15 Periuk dan SDN Pinang sudah rampung ditangani,” ujar Mahdiar.
Ia menambahkan, petugas gabungan bergerak cepat untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran merambat ke wilayah di sekitarnya. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang panas serta hembusan angin yang cukup kencang.
Mahdiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar lahan kosong, tumpukan sampah, maupun lapak yang memiliki banyak material mudah terbakar. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan.
“Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada area yang terdapat material mudah terbakar seperti lahan kosong, tumpukan sampah, dan lapak. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah,” tegasnya.
Selain faktor lingkungan, masyarakat diminta memastikan seluruh peralatan listrik dan sumber api di rumah maupun tempat usaha dalam kondisi aman. Pemeriksaan kabel, colokan, kompor, serta berbagai peralatan listrik secara berkala perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan.
“Di tengah kondisi cuaca panas dan angin yang cukup kencang, kewaspadaan bersama menjadi bagian penting dalam pencegahan kebakaran. Pemkot Tangerang bersama petugas gabungan terus bersiaga dan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan tetap aman,” pungkas Mahdiar. (KEY)
















Discussion about this post