TANGERANG, WT – Memasuki perjalanan 23 tahun, PT Jaya Bersama Saputra Perkasa (JBS Perkasa), perusahaan yang menaungi FORTRESS, FORTRESS Smart Lock, dan MEVVAH Wall Panel, terus memperluas langkah bisnisnya. Salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat kemampuan manufacturing dalam negeri sekaligus memperluas kolaborasi dengan pelaku industri properti nasional.
Langkah tersebut diwujudkan melalui dua agenda yang berlangsung pada 31 Agustus dan 1 September 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan jajaran Pengembang Indonesia (PI) ke FORTRESS HQ pada 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, FORTRESS dan Pengembang Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan untuk memperkuat sinergi antara produsen building material dengan jaringan pengembang di Indonesia.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh National Sales Director PT Jaya Bersama Saputra Perkasa, Hens Sumarauw, bersama Ketua Umum DPP Pengembang Indonesia, Ir. H. Barkah Hidayat. Agenda tersebut turut disaksikan jajaran manajemen JBS Perkasa dan perwakilan Pengembang Indonesia.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, JBS Perkasa juga menyerahkan plakat kepada Pengembang Indonesia. Penyerahan dilakukan oleh Legal Manager PT Jaya Bersama Saputra Perkasa, Mike Latuwael, dan diterima Sekretaris Jenderal DPP Pengembang Indonesia, M. Hidayat.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan. JBS Perkasa dan Pengembang Indonesia ingin membangun kolaborasi yang lebih konkret untuk mempertemukan kebutuhan industri building material dengan pengembangan proyek properti dan perumahan di berbagai wilayah Indonesia.
Siapkan Manufacturing Pintu Baja di Dalam Negeri
CEO PT Jaya Bersama Saputra Perkasa dan PT Modern Metal Makmur , Joni Effendi, mengatakan pengembangan FORTRESS MFG merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan produk pintu baja yang dapat diproduksi di dalam negeri. “Kami memiliki impian agar ke depan FORTRESS dapat menghadirkan pintu baja yang diproduksi di dalam negeri. FORTRESS MFG merupakan bagian dari perjalanan menuju impian tersebut,” ujar Joni.
Menurutnya, pembangunan kemampuan manufacturing bukan sekadar mengenai penyediaan fasilitas produksi. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan industri nasional yang dapat memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. “Bagi kami, ini bukan hanya mengenai membangun fasilitas produksi, tetapi bagaimana kita dapat membangun kemampuan industri dari Indonesia untuk Indonesia,” lanjutnya.
Pengembangan FORTRESS MFG diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat strategis, mulai dari menjaga konsistensi kualitas produk, meningkatkan efisiensi, hingga memperkuat kesiapan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan proyek perumahan di berbagai daerah.
Peluang Pasar Pintu Baja Masih Terbuka
JBS Perkasa menilai penggunaan pintu baja di Indonesia masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar. Kondisi tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan pengembang terhadap material bangunan yang memiliki unsur keamanan, kekuatan, daya tahan, desain modern, serta kualitas yang konsisten.
FORTRESS sendiri telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan pintu pada sejumlah proyek perumahan. Seiring perkembangan pasar, perusahaan juga terus memperluas hubungan dengan developer dan berbagai pelaku industri properti.
National Sales Director PT Jaya Bersama Saputra Perkasa, Hens Sumarauw, menegaskan bahwa kebutuhan developer tidak hanya berkaitan dengan produk yang ditawarkan. Menurutnya, faktor seperti konsistensi kualitas, ketersediaan produk, pelayanan, hingga kemampuan memenuhi kebutuhan proyek menjadi aspek penting dalam membangun kemitraan jangka panjang. “Kami melihat kebutuhan pasar bukan hanya pada produknya, tetapi juga kepastian kualitas, ketersediaan barang, pelayanan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan proyek,” kata Hens.
Melalui penguatan manufacturing dan jaringan kerja sama yang dimiliki, JBS Perkasa ingin meningkatkan kapasitasnya sebagai mitra bagi developer dalam menyediakan kebutuhan material untuk pembangunan hunian.
Bangun Ekosistem Industri Properti
Selain bekerja sama dengan Pengembang Indonesia, JBS Perkasa juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai asosiasi developer, pelaku industri properti, dan pemangku kepentingan lainnya. Hubungan dengan sejumlah organisasi seperti Pengembang Indonesia, REI, APERSI, serta stakeholder terkait menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas kontribusi terhadap sektor perumahan nasional.
Bagi JBS Perkasa, perusahaan building material memiliki peran yang lebih luas dibandingkan sekadar menyediakan produk. Industri tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari ekosistem yang membantu developer menghadirkan hunian yang aman, berkualitas, efisien, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.
Perusahaan juga menyambut berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong pembangunan dan penyediaan hunian bagi masyarakat. JBS Perkasa menyatakan kesiapan untuk terus membuka ruang dialog dan kolaborasi agar produk building material dalam negeri, termasuk pintu baja, dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan perumahan nasional.
23 Tahun Jadi Momentum Pertumbuhan Baru
Memasuki usia ke-23, JBS Perkasa menjadikan momentum tersebut sebagai pijakan menuju fase pertumbuhan berikutnya. Selain memperkuat manufacturing, perusahaan akan melanjutkan strategi pada sejumlah bidang, antara lain business expansion, product innovation, people development, dan industry collaboration.
Perjalanan bisnis JBS Perkasa juga terus berkembang dari perusahaan building material menuju ekosistem yang mencakup aspek keamanan melalui FORTRESS Pintu Baja, teknologi melalui FORTRESS Smart Lock, serta interior melalui MEVVAH Wall Panel. Ke depan, perusahaan mengarahkan pengembangan bisnis menuju konsep Integrated Home & Building Solution.
Joni menilai kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan. “Perjalanan 23 tahun membuat kami semakin percaya bahwa perusahaan tidak bisa bertumbuh sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan developer, asosiasi, pemerintah, partner, konsumen, dan tentunya seluruh tim kami,” ujarnya.
JBS Perkasa berharap berbagai langkah yang tengah dibangun dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan industri building material sekaligus mendukung terciptanya hunian yang semakin aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. (RIZ)















Discussion about this post