TANGERANG, WT – Di tengah persaingan pasar properti Jabodetabek, kawasan Paramount Gading Serpong terus menunjukkan performa positif sebagai salah satu kawasan paling diminati di Tangerang Raya. Didukung pengembangan berkelanjutan dari Paramount Land, kawasan ini menawarkan produk adaptif, fasilitas lengkap, serta akses strategis yang meningkatkan kepercayaan konsumen.
Kinerja tersebut sejalan dengan tren pasar properti Tangerang Raya yang terus menguat. Data konsultan Cushman & Wakefield mencatat lebih dari 4.500 unit residensial baru di wilayah Jabodetabek dan Karawang pada paruh kedua 2025, dengan Tangerang menyumbang sekitar 55 persen dari total pasokan.
Selain itu, laporan Indonesia Property Watch menunjukkan penjualan rumah di Tangerang meningkat 11,1 persen pada kuartal IV 2025. Hunian dengan harga Rp800 juta hingga Rp5 miliar menjadi segmen paling diminati, didorong oleh kebutuhan keluarga muda dan profesional yang mencari kawasan modern dan terintegrasi.
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menyebut pertumbuhan kawasan komersial di Gading Serpong juga sangat progresif. Sejumlah area seperti Maggiore, Manhattan District, hingga Pasadena Central District berkembang menjadi pusat aktivitas baru yang dinamis dan berkelanjutan, dengan tingkat permintaan pasar yang tinggi.
Aktivitas ekonomi di kawasan ini turut didukung captive market yang kuat dari hunian sekitar serta lokasi strategis. Tingginya mobilitas terlihat dari lalu lintas di boulevard utama yang mencapai sekitar 15.000 kendaraan per jam saat jam sibuk, sekaligus mencerminkan tingginya tingkat okupansi dan aktivitas komersial sepanjang hari.
Mengusung konsep “City Within Reach”, Paramount Gading Serpong menghadirkan kemudahan akses untuk berbagai kebutuhan dalam satu kawasan. Filosofi ini diperkuat dengan ekosistem kota terintegrasi yang memungkinkan penghuni dan pelaku usaha menjalankan aktivitas secara efisien, menjadikan kawasan ini sebagai kota mandiri yang hidup dan terus berkembang. (RIZ)























Discussion about this post