TANGERANG, WT – Alfamart terus memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan dengan mengoperasikan 100 unit mesin U Collect di 18 kota di Indonesia. Program penukaran minyak jelantah ini telah berjalan sejak Februari 2025 hingga pertengahan Januari 2026, dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Peresmian U Collect ke-100 dilakukan di gerai Alfamart Drive Thru Alam Sutera, Kota Tangerang, pada Selasa, (27/1/2026). Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, mengatakan program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam mengurangi limbah rumah tangga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Melalui U Collect, minyak jelantah yang sebelumnya dibuang sembarangan kini bisa dikonversi menjadi saldo rupiah. Ini adalah bentuk edukasi sekaligus solusi lingkungan yang mudah diakses,” ujar Solihin.
Program U Collect merupakan hasil kolaborasi Alfamart dengan Noovelum Indonesia. CEO Noovelum Indonesia, Sendy Soeriatmadja, menjelaskan inisiatif ini awalnya dimulai dengan 10 unit mesin di gerai Alfamart. Dalam kurun waktu satu tahun, jumlahnya berkembang pesat hingga mencapai 100 unit box U Collect.
“Rata-rata, pengumpulan minyak jelantah bisa mencapai sekitar 1 ton per bulan. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap pengelolaan limbah yang bertanggung jawab,” ungkap Sendy.
Program ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tangerang. Hendri Pratama Syahputra, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, menyatakan keberadaan U Collect sangat membantu upaya pengurangan pencemaran lingkungan.
“Sampah di Kota Tangerang mencapai sekitar 1.500 ton per hari, dan 60 persennya berasal dari limbah rumah tangga. Program pengumpulan minyak jelantah ini sangat membantu mengurangi potensi pencemaran air dan tanah,” jelas Hendri.
Dengan perluasan jaringan U Collect, Alfamart berharap dapat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah berkelanjutan sekaligus menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi. (RIZ)
















Discussion about this post