• Tentang Kami
  • Contact
Sabtu, 2 Mei 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Benarkah Zat Aditif Pada Makanan Dapat Menyebabkan Kanker Kambuh?

Oleh: wartatangerang.com
Kamis, 20 September 2018 / 05:24 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Berbagai makanan yang Anda konsumsi sehari-hari, terutama makanan olahan, tidak lepas dari zat aditif pada makanan. Beberapa bahan tambahan pangan ini diketahui dapat memicu kanker dan berbagai penyakit kronis lainnya. Lantas, benarkah anggapan tersebut? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Apa itu zat aditif pada makanan?

Zat aditif  digunakan untuk memberikan fungsi tertentu pada makanan. Beberapa fungsi utama dari bahan tambahan pangan, di antaranya:

READ ALSO

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

  • Untuk memberikan bentuk dan tekstur makanan.
  • Untuk menggantikan nutrisi yang hilang selama penyulingan atau penggilingan.
  • Untuk mengawetkan makanan dan menjaganya agar tidak busuk.
  • Mengontrol kesiembangan asam-basa dalam makanan. Akibatnya, bila makanan dipanaskan, maka dapat membuat makanan tertentu menjadi mengembang.
  • Memberikan warna dan meningkatkan rasa. Pewarna yang sengaja ditambahkan dapat membuat warna makanan mejadi menarik. Sementara perasa digunakan untuk menghasilkan rasa yang kuat pada makanan tersebut.

Zat aditif pada makanan tidak selalu berbahaya

Secara umum, jika dikonsumsi dengan hati-hati dan dalam porsi yang secukupnya, zat aditif dalam makanan tidak akan memberikan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Bahkan, zat aditif pada makanan bisa membuat Anda menikmati beragam makanan sehat kapan pun yang dimau.

Namun, beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap bahan tambahan pangan tertentu. Akibatnya, orang yang sensitif tersebut bisa saja memunculkan reaksi ringan hingga berat setelah mengonsumsi makanan yang mengandung bahan tambahan pangan tertentu.

Inilah mengapa, penting bagi Anda untuk selalu melihat label informasi yang tertera pada setiap kemasan makanan/ minuman yang akan Anda konsumsi. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui zat aditif yang terkandung pada setiap makanan kemasan.

Zat-zat aditif yang terlampir pada label makanan dengan nama kimiawi mereka terlihat lebih familiar apabila Anda tahu nama umumnya. Berikut beberapa nama lain dari zat aditif yang paling sering digunakan pada makanan kemasan:

  • Garam: sodium klorida
  • Vitamin C: asam sitrat atau asam askorbat
  • Vitamin E: alpha tocopherol, BHA (butylated hydroxyanisole) dan BHT (butylated hydroxytoluene)
  • Pemanis buatan: sirup jagung fruktosa, aspartam, sakarin, dll.

Tidak semua aditif memiliki nama umum, tapi ada baiknya Anda mengingat bahwa semua makanan terbuat dari bahan-bahan kimia, seperti halnya tubuh kita. Produsen biasanya hanya menggunakan zat aditif sebanyak yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Apakah zat aditif pada makanan bisa bikin kanker kambuh?

Sampai saat ini belum ada bukti yang meyakinkan bahwa setiap zat aditif pada makanan dapat menyebabkan kanker atau membuat kanker kambuh kembali.

Sebuah penelitian besar yang didukung oleh National Cancer Institute menemukan bahwa minuman kemasan yang mengandung zat aditif seperti aspartam tidak meningkatkan risiko seseorang terkena limfoma, leukimia, atau kanker otak. Juru bicara Grocery Manufacturers Association di Washington D.C, Dr Robert E. Brackett pada laman WebMD mengatakan bahwa selama lebih dari tiga dekade penelitian telah menemukan jika aspartam aman digunakan dan sudah disetujui digunakan di lebih dari 100 negara.

Bahkan Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia, telah mengonfirmasi keamanan aspartam 26 kali selama periode 23 tahun.

Namun, hal tersebut tidak bisa disamaratakan untuk semua bahan tambahan pangan. Sampai saat ini berbagai penelitian terus dilakukan guna memastikan ada tidaknya zat aditif tertentu dalam makanan yang dapat menyebabkan kanker atau memicu kanker.

The post Benarkah Zat Aditif Pada Makanan Dapat Menyebabkan Kanker Kambuh? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

Apakah Seorang Perokok Boleh Melakukan Donor Darah?

Next Post

5 Gerakan Yoga untuk Pemula di Rumah

Related Posts

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong
Gaya Hidup

Meriah! 40 Peserta Ramaikan Fashion Show Kartini di Atria Gading Serpong

Oleh: Rizki
Kamis, 30 April 2026 / 09:12 WIB
Rayakan HUT Ke-40, Santika Indonesia Bertabur Hadiah
Gaya Hidup

Glow & Stay Retreat, Promo Menginap Sekaligus Perawatan Diri di Santika Premiere Bintaro

Oleh: Rizki
Rabu, 29 April 2026 / 19:57 WIB
Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026
Gaya Hidup

Rayakan Hari Kartini, Hotel Santika Premiere Bintaro Sukses Gelar Mini Padel Tournament 2026

Oleh: Rizki
Selasa, 28 April 2026 / 12:12 WIB
Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event
Gaya Hidup

Atria Hotel Sajikan Konsep Pernikahan Tradisional Modern dalam Satu Event

Oleh: Rizki
Senin, 27 April 2026 / 11:23 WIB
Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu
Gaya Hidup

Slub Cafe Jadi Spot Nongkrong Baru, Harga Mulai Rp20 Ribu

Oleh: Rizki
Minggu, 26 April 2026 / 05:42 WIB
Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton
Gaya Hidup

Restoran WUJI Buka di Hampton Square Gading Serpong, Sajikan Puluhan Menu Khas Kanton

Oleh: Rizki
Kamis, 23 April 2026 / 17:00 WIB
Next Post
5 Gerakan Yoga untuk Pemula di Rumah

5 Gerakan Yoga untuk Pemula di Rumah

Discussion about this post












WARTA TERKINI

Penyelenggaraan Umrah Kini Bebas Pajak

Update Haji 2026: Dua Jemaah RI Meninggal, Puluhan Masih Dirawat di Saudi

Sabtu, 2 Mei 2026 / 17:14 WIB
Diresmikan di Hardiknas 2026, Politeknik Ismet Iskandar Indonesia Usung Pendidikan Inklusif

Diresmikan di Hardiknas 2026, Politeknik Ismet Iskandar Indonesia Usung Pendidikan Inklusif

Sabtu, 2 Mei 2026 / 15:54 WIB
Peserta Pakai Baju Adat, Nuansa Nusantara Warnai Hardiknas di Kota Tangerang

Peserta Pakai Baju Adat, Nuansa Nusantara Warnai Hardiknas di Kota Tangerang

Sabtu, 2 Mei 2026 / 15:49 WIB
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/26 Pekan Perdana, Sabtu 9 Agustus

Dihempaskan Persib, Bhayangkara Presisi Lampung Tumbangkan Dikandang

Kamis, 30 April 2026 / 21:19 WIB
Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Upacara HUT Damkar dan Satpol PP, Sachrudin Soroti Peran Mitigasi Bencana

Kamis, 30 April 2026 / 20:45 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Bupati Tangerang Pimpin Apel Pasukan Pengamanan May Day

Kamis, 30 April 2026 / 20:38 WIB
Ungkapan Perasaan Aleksa Andrejic Jadi Pahlawan saat Persita Comeback Kalahkan Persijap

Gol Cepat Aleksa Andrejic Bawa Persita Tundukkan PSIM 1-0 di Bantul

Kamis, 30 April 2026 / 17:58 WIB
Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Rayakan HUT Jakarta, Ascott Hadirkan Promo Staycation Mulai Rp499 Ribu

Kamis, 30 April 2026 / 17:31 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang