Setiap orang bisa mengalami depresi. Diperkirakan satu dari lima orang di dunia dapat mengalami depresi pada tahap tertentu dalam hidup mereka. Meski begitu, gejala depresi yang muncul dan keparahannya mungkin berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain. Apa saja ciri-ciri depresi yang paling umum dan harus Anda waspadai?
Ciri-ciri depresi yang wajib Anda ketahui
Depresi ditandai dengan memburuknya suasana hati yang menetap selama berminggu-minggu atau lebih dari 6 bulan berturut-turut. Ada beberapa gejala yang tumpang tindih antara stres dan depresi, seperti sulit berkonsentrasi, tidak bersemangat, dan kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya selalu Anda nikmati. Namun, umumnya gejala depresi lebih terasa mewalahkan dan bisa sampai menghentikan aktivitas.
Berikut adalah ciri-ciri depresi yang paling umum muncul:
Gejala psikologis
Gejala psikologis depresi meliputi:
- Mood memburuk secara drastis.
- Merasa sedih terus-menerus.
- Merasa nelangsa terus menerus putus asa.
- Merasa tidak berharga dan tidak berdaya; merasa seperti pecundang.
- Hilang motivasi dan minat
- Menangis terus.
- Merasa bersalah.
- Merasa kesal, gampang tersulut emosi, dan tidak toleran terhadap orang lain.
- Sulit membuat keputusan
- Tidak bisa merasakan kebahagiaan atau kesenangan sedikit pun dari situasi dan kejadian positif.
- Selalu merasa cemas atau khawatir.
- Berpikir untuk bunuh diri atau melukai diri sendiri.
Gejala fisik
Gejala-gejala fisik depresi meliputi:
- Bergerak atau berbicara lebih lambat dari biasanya
- Perubahan nafsu makan; bisa lebih sedikit dan lebih jarang, atau lebih banyak dan lebih sering.
- Perubahan berat badan. Umumnya menurun drastis, tetapi kadang-kadang meningkat.
- Sembelit.
- Sakit dan nyeri tubuh yang tidak bisa dijelaskan.
- Tidak berenergi atau selalu kelelahan.
- Gairah seks menurun atau hilang sama sekali.
- Menstruasi jadi tidak teratur.
- Muncul masalah tidur, seperti sulit tidur nyenyak, sering terbangun tengah malam, atau bangun pagi-pagi sekali.
Gejala sosial
Gejala-gejala sosial depresi meliputi:
- Tidak bisa bekerja atau beraktivitas seperti biasa; fokus mudah pecah atau teralihkan.
- Menutup diri; menghindari bersosialisasi dengan teman dan keluarga.
- Mengabaikan atau membenci hobi dan kegiatan yang sebelumnya Anda gemari.
- Sulit berinteraksi di rumah dan lingkungan kerja Anda; rentan menghadapi masalah dengan orang sekitar.
Gejala-gejala tersebut bisa dikatakan sebagai depresi bila berlangsung minimal dua minggu atau lebih. Namun, masih ada kemungkinan ciri-ciri depresi lainnya yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir atau curiga akan gejala tertentu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau psikolog terpercaya.
The post Waspadai Ciri-ciri Depresi yang Paling Umum Muncul, Secara Fisik dan Psikis appeared first on Hello Sehat.
























Discussion about this post