• Tentang Kami
  • Contact
Minggu, 20 September 2026
Wartatangerang.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Tangerang
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Apa Bedanya Tahi Lalat dan Skin Tag (Acrochordon)?

Oleh: wartatangerang.com
Minggu, 17 Juni 2018 / 17:29 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang yang memiliki tahi lalat dan juga skin tag di tubuhnya. Tenang saja, keduanya tidak berbahaya atau menyakitkan, kok. Keduanya juga sama-sama bisa dihilangkan setelah Anda periksa ke dokter kulit. Lagipula, bentuknya juga relatif kecil. Lalu, sebenarnya apa perbedaan tahi lalat dan skin tag? Simak di sini!

READ ALSO

Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas

Mulai Rp950 Ribu, Cek Promo Menginap September Staycation Treats di Hotel Santika Premiere Bintaro

Apa itu tahi lalat?

Tahi lalat biasanya tumbuh pada kulit dengan warna cokelat atau hitam. Tahi lalat bisa muncul di mana saja pada kulit. Tahi lalat terbentuk karena sel-sel kulit di tubuh bukannya tumbuh menyebar melainkan tumbuh menumpuk dan berkelompok. Sel-sel ini disebut sel melanosit yang memiliki pigmen, yaitu zat warna tubuh.

Setiap sel-sel melanosit yang tumbuh menumpuk ini yang akhirnya memberikan banyak pigmen pada satu titik tertentu, dan kulit itu jadi tampak berbintik cokelat atau hitam. Pada beberapa orang, warna tahi lalatnya juga bisa berubah secara alami setelah terpapar matahari, selama masa remaja, dan selama kehamilan.

Beberapa tahi lalat bisanya bisa berubah perlahan, ada juga yang mungkin tidak berubah sama sekali dari sejak muncul.

Jika Anda melihat ada tanda-tanda perubahan pada tahi lalat, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan. Sebab, tahi lalat bisa menjadi cikal bakal tumbuhnya kanker. Inilah salah satu perbedaan tahi lalat dan skin tag. Namun, jika tidak ada perubahan, berarti Anda tak perlu khawatir.

Berikut tanda-tanda penting dari tahi lalat yang bisa jadi kanker:

  • Asimetri. Setengah tahi lalat bentuknya tidak simetris dengan setengah bagiannya.
  • Batas. Batas atau tepi bagian tahi lalat kasar, kabur, dan tidak beraturan.
  • Warna. Warna tahi lalat tidak sama di seluruh permukaan.
  • Diameter. Diameter tahi lalat lebih besar dari diameter penghapus pensil
  • Menonjol. Sebuah tahi lalat tampak terangkat atau menonojol dari kulit.

Jika kelima tanda itu terjadi pada Anda, sebaiknya segera cek ke dokter kulit.

Bila dokter kulit menemukan bahwa tahi lalat itu perlu diperiksa lebih lanjut atau dihapus, dokter akan melakukan biopsi tahi lalat terlebih dahulu. Biopsi adalah proses pengambilan sampel jaringan kecil dari tahi lalat yang akan diperiksa.

Sampel jaringan tahi lalat kemudian akan diperiksa di bawah mikroskop. Jika memang bersifat kanker, dokter akan menghapus seluruh tahi lalat dengan memotong seluruh bagian tahi lalat hingga pinggiran kulit yang normal di sekitar tahi lalat. Ini agar tidak terjadi penyebaran sel kanker. Kemudian dokter akan menjahit luka bekas potongan tersebut.

Apa itu skin tag?

Skin tag dalam bahasa medis disebut acrochordon. Skin tag adalah gumpalan jaringan halus kulit yang menggantung di kulit dan punya batang penghubung. Skin tag terkadang disebut juga daging tumbuh, tapi kondisi ini tidak berbahaya dan juga bukan pertanda adanya masalah kulit yang serius.

Skin tag pada awalnya terlihat seperti sebuah tonjolan kecil. Seiring waktu skin tag tumbuh menjadi seperti sepotong kulit yang melekat pada permukaan kulit dengan tangkai kecil. Skin tag bisanya berwarna menyerupai kulit. Tonjolan skin tag ini juga mudah digoyang-goyangkan, tidak bersifat kaku. Skin tag tidak menimbulkan rasa sakit, tapi jika terlalu banyak digosok atau digoyang-goyangkan tetap saja mungkin terjadi iritasi.

Skin tag tidak ditemukan di semua bagian tubuh. Ini perbedaan tahi lalat dan skin tag yang mudah dilihat. Biasanya skin tag ditemukan di leher, dada, punggung, ketiak, di  bawah payudara, di daerah selangkangan, atau di daerah genital.

Dilansir dari laman Harvard Medical School, skin tag bukan kanker kulit dan tidak dapat berubah menjadi kanker kulit seperti tahi lalat.

Skin tag paling sering muncul pada wanita, seiring pertambahan berat badan juga semakin banyak kemungkinan tumbuhnya skin tag. Selain itu, faktor keturunan juga memengaruhi seseorang bisa memiliki skin tag dari orangtua.

Jika skin tag Anda sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk menghilangkannya. Dokter biasanya membuang skin tag dengan gunting tajam atau pisau tajam. Ada juga yang melakukannya dengan proses pembekuan dan pembakaran bagian tangkainya, tapi ini lebih jarang dilakukan.

Perdarahan saat pengambilan skin tag kemudian akan dihentikan dengan pengobatan kimia (aluminium klorida) atau secara elektrik (kauterisasi).

Penghilangan skin tag ini berkaitan dengan masalah kecantikan saja, tapi sebenarnya bukanlah operasi yang dibutuhkan untuk masalah kesehatan.

The post Apa Bedanya Tahi Lalat dan Skin Tag (Acrochordon)? appeared first on Hello Sehat.

Source

Temukan berita terkini Wartatangerang.com di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang*

Previous Post

5 Tanda Sakit Kepala Pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan Ortu

Next Post

Apakah Atlet Perlu Minum Suplemen untuk Meningkatkan Performanya?

Related Posts

Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas
Gaya Hidup

Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas

Oleh: Rizki
Kamis, 17 September 2026 / 19:17 WIB
Semarakkan Bulan Kemerdekaan, Hotel Santika Premiere Bintaro Tawarkan Promo Ini
Gaya Hidup

Mulai Rp950 Ribu, Cek Promo Menginap September Staycation Treats di Hotel Santika Premiere Bintaro

Oleh: Rizki
Kamis, 17 September 2026 / 14:50 WIB
Nobar Liga Eropa Makin Seru dengan Suasana Outdoor di Aviary Hotel Bintaro
Gaya Hidup

Nobar Liga Eropa Makin Seru dengan Suasana Outdoor di Aviary Hotel Bintaro

Oleh: Rizki
Jumat, 11 September 2026 / 12:36 WIB
Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif
Gaya Hidup

Wujudkan Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Wedding Showcase Bertabur Promo Eksklusif

Oleh: Rizki
Minggu, 6 September 2026 / 20:58 WIB
Api Jiwa Gandeng SU MA Jakarta, Sajikan Eksplorasi Kuliner Asia Kontemporer
Gaya Hidup

Api Jiwa Gandeng SU MA Jakarta, Sajikan Eksplorasi Kuliner Asia Kontemporer

Oleh: Rizki
Jumat, 4 September 2026 / 16:48 WIB
ARYADUTA Country Club Hadirkan Tennis Coaching Clinic Bersama Coach Wibowo
Gaya Hidup

ARYADUTA Country Club Hadirkan Tennis Coaching Clinic Bersama Coach Wibowo

Oleh: Rizki
Jumat, 4 September 2026 / 16:31 WIB
Next Post
Apakah Atlet Perlu Minum Suplemen untuk Meningkatkan Performanya?

Apakah Atlet Perlu Minum Suplemen untuk Meningkatkan Performanya?

Discussion about this post

WARTA TERKINI

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Saat Warga Bersihkan Lahan di Pasar Kemis

Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Saat Warga Bersihkan Lahan di Pasar Kemis

Sabtu, 19 September 2026 / 21:33 WIB
Gol Tunggal Arliansyah Bawa Persija Jakarta Tundukkan Java United 1-0

Gol Tunggal Arliansyah Bawa Persija Jakarta Tundukkan Java United 1-0

Sabtu, 19 September 2026 / 21:22 WIB

Osmar Loss Optimistis Dewa United Banten Tundukkan PSS Sleman di Pekan Ketiga BRI Super League

Sabtu, 19 September 2026 / 21:18 WIB
PSM Makassar vs Persita Berakhir 2-2, Tyronne del Pino dan Aleksa Andrejic Cetak Gol

PSM Makassar vs Persita Berakhir 2-2, Tyronne del Pino dan Aleksa Andrejic Cetak Gol

Sabtu, 19 September 2026 / 21:10 WIB
Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas

Bukan Sekadar Hunian, Paramount Petals Tangerang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pasar Modern dan Komunitas

Kamis, 17 September 2026 / 19:17 WIB
Petugas BPBD Masih Lakukan Pendinginan Kebakaran Pabrik di Batuceper

Petugas BPBD Masih Lakukan Pendinginan Kebakaran Pabrik di Batuceper

Kamis, 17 September 2026 / 15:15 WIB
Persija Cetak Rekor Jumlah Penonton Tertinggi BRI Liga 1 Musim 2024/2025

Jaga Tren Positif, Shin Tae-yong Waspadai Mobilitas Java United FC jelang Laga Kontra Persija

Kamis, 17 September 2026 / 15:06 WIB
Semarakkan Bulan Kemerdekaan, Hotel Santika Premiere Bintaro Tawarkan Promo Ini

Mulai Rp950 Ribu, Cek Promo Menginap September Staycation Treats di Hotel Santika Premiere Bintaro

Kamis, 17 September 2026 / 14:50 WIB
Facebook Twitter Instagram Youtube
Wartatangerang.com

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Kabupaten Tangerang
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangsel
  • Banten
  • Nasional
  • Indeks

© 2022 Wartatangerang.com | Situs Berita dan Informasi Seputar Tangerang