| Lagi, Garong Satroni Indomaret di Tangsel |
|
|
|
| Di Tulis Oleh admin |
| Jumat, 04 Mei 2012 22:51 |
Peristiwa itu terjadi Jumat (4/5), sekitar pukul 04.00 dinihari. Saat itu Omas Nurdiansah dan M Sofyan, sedang menjaga outlet Indomaret yang buka 24 jam itu. "Saya sedang membereskan barang-barang yang ada di rak toko. Tiba-tiba datang empat orang pemuda, yang satu bawa senjata api, dan yang tiga membawa golok," ucapnya saat ditemui di Polsek Serpong.
Sambil berteriak, para kawanan perampok itu bertanya di mana letak lemari brankas. Setelah itu kata Omas, dirinya digiring ke tangga di dalam gerai Indomaret, dan diikat dengan tali sepatu yang dikenakannya ke tangga.
Sementara, M Sofyan, rekan Omas mengatakan ketika kawanan perampok itu masuk ke dalam Indomaret, dirinya sedang berada di dalam toilet. "Pas keluar saya kaget, ada orang dengan mengenakan masker dan topi, dan menyuruh saya menunjukkan tempat brankas. Karena ditodong senjata, saya kasih tahu," ucapnya.
Setelah dikasih tahu letak brankas berisi uang di lantai dua, kawanan perampokĀ itu langsung menggasak uang yang ada di dalamnya dengan nilai Rp 10 juta. Tidak puas dengan hasil rampokannya itu, kawanan penjahat tadi juga menjarah susu kaleng dan rokok yang ada di balik meja kasir.
Aksi perampokan itu sendiri terekam dengan jelas oleh CCTV. Berdasarkan rekaman CCTV, perampokan itu berlangsung sangat cepat, yakni mulai pukul 03.57 - 04.02. "Begitu dapat uang mereka langsung kabur ke arah BSD," ujar Sofyan.
Sementara menurut Kompol Nico A Setiawan, Kapolsek Serpong, mengatakan pelaku perampokan berjumlah lima orang. Empat orang masuk ke dalam Indomaret, sedangkan satu orang tetap di mobil. "Apakah mereka jaringan perampok minimarket, kami belum tahu. Karena belum tertangkap," ucapnya.
Mengenai maraknya aksi perampokan minimarket di Tangsel, kata Nico, hal itu disebabkan banyaknya minimarket yang buka 24 jam, sementara pengamanan sangat minim. "Setiap tindak kejahatan itu terjadi karena ada niat dan kesempatan. Karena pengamanan lemah, ya jadi sering perampokan itu," ucapnya.
Terkait antisipasi yang dilakukan pihak kepolisian, kata Nico, pihaknya secara rutin melakukan patroli. Namun kawanan perampok minimarket itu biasanya menyurvei dahulu gerai yang menjadi sasarannya, sehingga saat aksi luput dari pengawasan polisi.
"Dengan pihak Alfamart kami sudah berkoordinasi, seperti pemasangan CCTV, dan kemungkinan penempatan security di tiap gerai. Tapi dengan Indomaret belum ada pembicaraan," ucap Nico. (ade f/003) |
| Artikel Terkait : |
|---|
|




Best Viewer By Firefox firefox