Minggu, 26 Mei 2013

Bea Cukai Ungkap Sindikat Pengedar Narkoba WN Nigeria PDF Print E-mail
Di Tulis Oleh admin   
Rabu, 27 Juni 2012 22:29

TANGERANG, WARTA –Nyaris satu tahun tidak terendus sindikat peredaran narkotika internasional di Indonesia, warga Nigeria kembali diperankan  sebagai bagian dari sindikat tersebut. Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Banten FC Sidjabat, di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (27/6/2012).


“Ini penangkapan warga Nigeria pertama yang kami dapatkan tahun ini. Setelah sekian lama mereka (warga Nigeria ) tak tercium rimbanya dalam peredaran narkotika internasional,” kata Sidjabat saat menggelar ekspos penangkapan dua warga Nigeria yang jadi kurir 1.080 gram narkotika jenis shabu, senilai Rp1,62 miliar.



Menurut Sidjabat, berbagai modus penyelundupan narkotika ini terus dikembangkan jaringan internasional tersebut. “Kami yakini modus upaya penyulundupan narkotika ini akan terus berkembang seiring ketatnya pengawasan yang kami lakukan. Setelah beberapa bulan ini lewat jasa titipan kilat, kini peranan kurir dimainkan lagi,” jelasnya.


.
Sementara, Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta Oza Olavia mengatakan, keberhasilan pihaknya menggagalkan upaya penyelundupan 1.080 gram shabu, yang dilakukan warga Nigeria ini bermula dari analisisnya terhadap penumpang pesawat Qatar Airways rute Doha-Jakarta, Selasa (26/6/2012).



Atas kecurigaan itu, petugas Bea dan Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) kemudian menelusuri keberadaan salah satu penumpang yang diduga membawa barang terlarang di pesawat tersebut. “Kecurigaan kami tertuju pada warga Nigeria berinisial USO (28). Kami pun memeriksa dua buah koper yang dibawanya,” katanya.



Setelah dilakukan pemeriksaan lebih seksama, petugas akhirnya menemukan kristal bening yang diduga narkotika jenis shabu yang disembunyikan dalam gagang dan rangka kedua koper yang dibawa tersangka. “Kecugiaan kami terbukti setelah kami melakukan uji laboratorium. Kristal bening seberat 1.080 itu ternyata positif shabu senilai Rp1,62 miliar,” jelasnya.



Dari penangkapan tersebut, petugas Bea dan Cukai dan petugas BNN melakukan pengembangan lebih lanjut di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari sana , petugas kembali mengamankan warga negara Nigeria lainnya berinisial KS (26), yang jadi penghubung antara USO dengan jaringannya. “Keduanya merupakan sel sindikat narkotika internasional. Dan untuk perkembangan lebih lanjut kami terus melakukan penyidikan,” singkatnya.



Sementara ini, katanya, barang bukti beserta tersangka dalam pengawasan BNN. Adapun sanksi yang akan dikenakan kepada kedua tersangka sesuai UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika masuk kategori Narkotika golongan I, keduanya akan dikenakan pasal 113 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman pidana berupa hukuman mati, seumur hidup, atau 20 tahun beserta denda Rp10 miliar. (ade/warta)


Best Viewer By Firefox firefox
 


Artikel Terkait :


Banner

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.