TANGERANG, WARTA- Mau menghabiskan akhir pekan, sambil menguji nyali anda? tak ada salahnya jika anda berkunjung ke rumah hantu di Summarecon Mal Serpong, yang mulai beroperasi hari ini, Jum'at (10/12/2010).
Wahana rumah hantu yang baru pertama kalinya hadir di Tangerang ini menyuguhkan konsep benteng tua pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1705. Pada masa itu, Pimpinan daerah jajahn pinggiran, Gubernur Jenderal Zwaardeczon memerintahkan pembangunan tembok-tembok tinggi untuk mengelilingi pos penjagaan, dengan maksud agar orang-orang Banten tidak bisa menyerang.
Tak hanya sebagai pos pertahanan, tembok-tembok tinggi yang dikenal dengan sebutan benteng ini juga dijadikan sebagai Unit Gawat Darurat (UGD) bagi para korban, orang sakit dan tawanan pesakitan.
Menurut “Superintendant Of Publik Building and Work, sejak tanggal 6 Maret 1816 Benteng dan Barak di Tangerang ini sudah tidak terurus lagi dan menjadi tempat para hantu gentayangan.
Bagi anda yang mencoba masuk ke rumah hantu UGD Benteng ini, akan melihat berbagai penampakan makhluk ghaib yang bergentayangan. Tak hanya itu, wahana ini juga akan memunculkan sensasi makhluk ghaib yang merasa terusik dengan kedatangan manusia.
GM of Corporate Communication PT Summarecon Agung Tbk, Cut Meutia mengatakan, kehadiran belasan hantu secara tiba-tiba dan patung-patung hantu yang terpajang di UGD Benteng ini akan semakin menambah sensasi misteri rumah hantu yang hadir sampai 23 Januari mendatang.
" Ditambah dengan sound effect layaknya saat kita menyaksikan film horor, akan membuat pengunjung histeris" kata Cut.
Tak beda jauh dengan UGD sebuah rumah sakit, UGD Benteng juga menyajikan UGD umum yang mengusung konsep menghibur dan menakutkan lengkap dengan unsur shock histery, dan unit keluarga yang tampil lebih menghibur dan soft diperuntukan bagi keluarga, anak-anak dan pengunjung yang tidak ingin mengalami unsur kejutan.(002)
|
Best Viewer By Firefox firefox