| Warga Baduy Minta Pemda Jaga Kelestarian Alam |
|
|
|
| Di Tulis Oleh admin |
| Senin, 30 April 2012 10:17 |
|
"Kami ngawakilan Jaro Tangtu 12 di Baduy, menta kana Ibu Gede supaya ngaja kelestarian alam jeng air nu aya di Baduy (Kami mewakili 12 tokoh adat masyarakat Baduy meminta kepada Ibu Gunernur untuk menjaga alam dan air yang ada di Baduy,"kata Jaro Saidi pada acara ritual tahunan Seba Baduy di Pendopo Gubernur Banten, Sabtu (28/4) malam lalu.
Kegiatan Seba Baduy diikuti sebanyak 1.388 warga Baduy dalam dan Baduy luar dari sekitar 60 kampung di tiga desa di Kecamatan Leuwi Damar Kabupaten Lebak. "Kami juga minta kepada Ibu Gubernur untuk bisa menegakan hukum demi ketentraman dan keselamatan masyarakat Banten,"ujar Jaro Saidi.
Setelah menyampaikan permohonan atau permintaan, secara simbolis mereka juga menyerahkan sejumlah barang bawaan berupa hasil bumi atau hasil pertanian. Kemudian, masyarakat Baduy disuguhi hiburan wayang golek dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banten (Disbudpar), hingga keseokan harinya menjelang kepulangan ke kampung halamannya.
Hadir Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Wakil Gubenur Banten Rano Karno, para Kepala SKPD di lingkungan Provinsi Banten dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Provinsi Banten.
Ketua adat Baduy Dalam, Mursyid mengatakan, kegiatan ritual tahunan warga Baduy ini sebagai bentuk rasa syukur dan menjalin silaturahmi kepada pemerintah Provinsi Banten, setelah warga suku pedalaman melaksanakan panen hasil pertanian."Kami berpesan agar pemerintah bisa melindungi kami dan hutan yang ada di daerah kami dan wilayah Banten,"kata Mursyid.
Menanggapi hal itu, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah mengaku akan menindaklanjuti dengan cara melakukan koordinasi dengan pihak lain. "Kami juga akan melaksanakan amanah sesepuh tokoh adat Baduy.Karena menjada kelestarian alam dan air serta hukum sudah menjadi tugas pemerintah,"kata Atut. (warta/003) |
| Artikel Terkait : |
|---|
|




Best Viewer By Firefox firefox