| Perlu Terobosan untuk Berdayakan Sumber Daya Air |
|
|
|
| Di Tulis Oleh admin |
| Kamis, 26 April 2012 05:59 |
Hal itu disampaikan Ketua DPD Perhimpunan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Provinsi Banten Sinambela, usai pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Perpamsi ke IX, di Gedung Badan Diklat Provinsi Banten, di Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, kemarin.
Sinambela menyampaikan, pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah yang akan mengelola atau memprogramkan pembuatan waduk harian di Kabupaten Lebak dan Sindanghela. Sebab dengan adanya dua waduk itu, akan memperluas jaringan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang selama ini belum bisa disentuh oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan perusahaan air minum swasta.
“Anggota Perpamsi ini terdiri dari 23 perusahaan, yang terdiri dari 7 PDAM dan 16 perusahaan air minum swasta, yang disebut sebagai mitra swasta,” kata Sinambela. Ditambahkan, dalam Rakerda kali ini, akan dicanangkan lima tahun ke depan sebanyak 400 ribu sambungan se-Provinsi Banten. Diharapkan, dengan program itu akan meliputi cakupan 80 persen di perkotaan dan 60 persen di pedesaan, “Dan kita berharap, target itu bisa tercapai, tanpa hambatan apapun,” tambahnya.
Dijelaskannya, target itu mengacu pada asumsi bahwa Kota Tangerang berencana menambah sambungan sebanyak 120 ribu sambungan, Kabupaten Tangerang sebanyak 70 ribu sambungan, ditambah daerah atau Kabupaten/Kota lainnya di wilayah Banten ini. Namun, tambahnya, penyediaan air bersih itu, merupakan tanggungjawab pemerintah sebagai regulator, sedangkan PDAM hanya sebagai operator saja. (warta/003)
|
| Artikel Terkait : |
|---|
|




Best Viewer By Firefox firefox