| Wow, China Investasikan Rp 120 T Bangun JSS |
|
|
|
| Di Tulis Oleh admin |
| Selasa, 03 April 2012 10:30 |
|
Hal ini menyusul kesiapan investor dari China untuk menginvestasikan dananya sebesar Rp 120 triliun guna membangun jembatan penghubung Pulau Jawa dan Sumatera itu.
Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan, kepastian nilai investasi ini merupakan hasil dari kunjungan ke China, Korea, dan Hongkong saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono."Pembangunan JSS akan segera terwujud, setelah adanya investor dari China,"kata Atut usai membuka Murembbang RPJMD Provinsi Banten, kemarin.
Menurut Atut, China juga akan berinvestasi untuk pembangunan pabrik biji besi sebagai penunjang kebutuhan produksi baja hingga Rp 110 trilun. Untuk pembangunan pabrik biji besi ini, China akan bekerjasama dengan PT Krakatau Steel. "Tapi tidak hanya China, Korea juga akan menginvestasikan dananya untuk pembangunan pabrik kimia Rp 50 trilun di Banten,"ujarnya.
Selain itu, dari hasil kunjungan ketiga negara itu, kata Atut, nilai investasi keseluruhan yang akan ditanamkan di Indonesia sebesar USD 17,6 miliar. Dari jumlah itu, khusus investasi yang akan ditanamkan di Provinsi Banten sebesar USD 13,1 miliar.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Banten Husni Hasan mengatakan, pihaknya telah mengkaji dua titik untuk pembangunan jalan tol di Banten. Kedua titik jalan tersebut diantaranya, Penghubung JSS – Tol Cilegon atau Serang – Labuan – JSS. “Untuk Detail Enginering Desain (DED) jalan tol, tengah dikaji oleh Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten,” kata dia.
Peletakan batu pertama untuk JSS diharapkan bisa dilakukan pada 2014. Jembatan yang akan dibangun itu akan memiliki total panjang 29 Km dengan lebar 60 meter. JSS ini akan menggunakan 2 x 2 lajur jalan mobil, double track KA di tengah, dan 2x1 jalur jalan motor.
Untuk lokasi 50 Km dari Gunung Krakatau dan didesain tahan terhadap gempa dan tsunami. JSS itu juga akan melintasi tiga pulau, yaitu Pulau Prajurit, Pulau Sanghiyang dan Pulau Ular. JSS terdiri dari 2 jembatan gantung berbentang ultra panjang, yakni 3,5 Km dan 7 Km, serta tiga jembatan konvensional berbentang 6 - 7,5 Km. Waktu pelaksanaan konstruksi 6 – 10 tahun. (warta/003)
|
| Artikel Terkait : |
|---|
|




Best Viewer By Firefox firefox